Advertisement
BPBD Murung Raya Minta Desa dan Kecamatan Aktif Melaporkan Bencana
Puruk Cahu, Benuapos24.com – Memasuki awal Ramadan, curah hujan tinggi melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi ini berdampak pada sejumlah desa, terutama yang berada di dataran rendah dan terhubung dengan aliran Sungai Barito serta anak sungainya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, Fitrianul Fahriman, menyebutkan bahwa beberapa desa di sepanjang anak Sungai Muara Laung terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. Salah satu desa yang terkena dampak adalah Desa Dirung Sararong, yang langsung dikunjungi oleh tim BPBD.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warga. Prioritas utama kami adalah memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, termasuk dengan membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik," ujar Fitrianul saat dikonfirmasi, Rabu (19/3/2025).
Selain bantuan logistik, BPBD juga menyalurkan susu serta pakaian layak pakai bagi anak-anak terdampak banjir. Bantuan ini berasal dari donatur yang disalurkan melalui BPBD Murung Raya.
Namun, Fitrianul mengungkapkan bahwa masih ada beberapa desa yang tidak sempat terjangkau akibat kurangnya laporan dari pemerintah desa maupun kecamatan.
"Kami ingin menegaskan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga pemerintah desa, kecamatan, hingga dunia usaha," tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2024, BPBD Murung Raya telah memberikan pelatihan kepada seluruh desa terkait penanggulangan bencana. Diharapkan, ketika bencana terjadi, desa dan masyarakat yang telah dilatih dapat bergerak cepat dalam penanganan awal.
"Jika skala bencana membesar, barulah BPBD kabupaten turun secara penuh. Namun, di tahap awal, desa harus cepat tanggap. Kami juga mengajak dunia usaha untuk turut berperan dalam misi kemanusiaan ini," tambahnya.
Fitrianul berharap agar setiap desa aktif berkoordinasi dan segera melapor jika terjadi bencana, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir.
(Jimi)